Taman Pemakaman Teratai Indah

Posted: Desember 6, 2012 in My WordsWorld
Tag:, , ,
Tepatnya di Taman Pemakaman Teratai Indah,pemakaman etnis tiong hoa,utara Universitas Islam Negeri Makassar.

Tepatnya di Taman Pemakaman Teratai Indah,pemakaman etnis tiong hoa,utara Universitas Islam Negeri Makassar.

Di depanku bentangan alam
seribu gunung berjejer di sudut timur ke barat
Rentang tanganku tak mampu menyatukkannya
Bola mataku tak mampu menampung pesonanya
seakan ku ingin meminta sepasang mata lagi kepada Pencipta.
Di depanku gulungan langit bersih
Cocok untuk menempelkan catatan kecil
Renungan tentang Tuhan
Coretan tentang Manusia
Di depanku padang rumput
Rumah sawah kesepian
Sapi sudah berlalu ke kandang

Di sebelah kanan senja anggun menawan
Ada yang bilang matahari itu seperti ini
Menolehkan tangan kanan ke arah timur
Lalu memutarnya naik seperti busur 180 derajat,ke arah barat.
Nyatanya,hanya harus menunjuk!
Ke satu arah saja,untuk matahari
Matahari
Matahari
Matahari
Matahari tak pernah terbit dan terbenam
Hanya bumi yang berotasi
Berputar memanggang dirinya sendiri

Di sebelah kiri barisan gedung megah
Ber-arsitektur timur tengah
Tempat  pemuda berilmu beradab,menurut jargon.
Asik memupuk intelegensi
Hobi beradu retorika
Adakah seorang tahu kemarin gotong royong pembangunan mesjid?tak ada datang,bisik rak buku.
Adakah seorang mengerti selembar uang harus ditunai sekian debit peluh?kata sapu
sembari memungut sisa roti,sisa minuman,sisa hujatan,sisa tawa,sisa isu
Tak sempat lagi diutarakan mulut-mulut intelek
Di jam ngalor ngidul dua belas siang
Katanya dosen buru-buru masuk ruangan.

Tetapi,
Seperti koin,sisi lainnya
Sebagian diantaranya telah membagi siang malam
Menyepul kemeja dengan keringat
Untuk sekadar merasakan perih
Bekerja paruh waktu
Di belakangku tertata kuburan
Bertuliskan aksara mandarin
Bahkan penataan ini lebih rapi
Dibandingkan samata permai
Demi kokoh dan cing yang berniaga emas di somba opu
Tak sedikitpun niatku merusak teratai indah
Dimensi memang pembeda antara kita
Sejarah memang terlampau antara kita
Namun , kita se-induk,yaitu ALAM.

Di atas kepalaku fenomena masih menyibukkan ilmuwan
Di bawah kakiku harta karun mendengkur bersama si tuan
Adakah ringkikan biola membangunkannya?
Setangkai maaf untukmu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s